Sejumlah situs mendadak ramai dengan berita Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib RizieqShihab tewas ditembak di Arab Saudi. Berita hoax itu menyebar dengan cepat.
Berita hoax tersebut dimuat di salah satu portal online dengan judul ‘Rizieq Ditembak Tewas di Arab Saudi’. Namun judul dan isi berita tidak sesuai.
Berita hoax tersebut dimuat di salah satu portal online dengan judul ‘Rizieq Ditembak Tewas di Arab Saudi’. Namun judul dan isi berita tidak sesuai.
Portal dengan nama informasibolahantu itu malah mengulas penembakan Habib Rizieq di kediamannya di Pondok Pesantren Agrokultural Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada April 2017 lalu.
Meski begitu, seperti dikutip Pojoksatu, beberapa netizen tetap membagikan link berita Habib Rizieq tersebut ke grup media sosial Facebook. Salah satunya diposting akun Kelly Chen di grup Facebook Para Pecinta Habib Rizieq/FPI. Beberapa netizen kemudian men-screenshot postingan Kelly Chen, kemudian membagikannya ke media sosial Instagram.
Habib Rizieq sendiri hingga kini masih berada di Arab Saudi. Dia sempat dikabarkan akan kembali ke Indonesia pada 17 Agustus 2017, bertepatan dengan milad FPI.
Namun, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto menyatakan ketidakpercayaannya bahwa Habib Rizieqakan kembali pada tanggal tersebut.
Kata dia, kabar tersebut hanya berkembang di media sosial dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. " Tidak ada yang bisa dipegang, karena itu hanya info di media sosial," ujar Rikwanto kepada wartawan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/8/2017).
Sebelumnya, Sugito Atmo Pawiro, Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab mengatakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu memiliki keinginan untuk kembali ke Indonesia saat Milad FPI ke-19 pada 17 Agustus mendatang.