| Ilustrasi tawon mengerubuti manusia. Inset: Alex |
JuaraNews – Peristiwa ini peringatan bagi para pendaki gunung atau pencinta hiking. Selain harus membawa perbekalan cukup, kemampuan navigasi memadai, dan skill bertahan hidup di hutan, para pendaki gunung juga harus mewaspadai keberadaan lebah atau tawon.
Sebab, tawon, hewan yang hidup berkelompok ini, memiliki sengat beracun. Sengatan lebah, terutama yang memiliki habitat di hutan, akan sangat berbahaya bagi mereka yang mengidap alergi.
Dampak fatal akibat sengatan lebah hutan dialami Alex Bestler, 23, pendaki gunung asal Louisiana, Amerika Serikat. Alex ditemukan tak bernyawa akibat disengat oleh sekitar seribu ekor tawon saat mendaki Usery Mountain Park, Mesa, Maricopa, Arizona pada Kamis (26/5/2016) pagi waktu setempat.
Kepolisian Maricopa County, Arizona, mengemukakan, sebelum peristiwa terjadi, Alex Bestler itu dan Sonya, teman perempuannya, sedang mendaki puncak gunung. Saat menapaki sisi pendakian, Merkle Trail atau lokasi kejadian, lebah hutan yang merasa terganggu dengan kehadiran dua manusia itu, tiba-tiba menyerang.
Alex tak dapat menyelamatkan diri sehingga sekitar 1.000 ekor lebah menyerangnya. Sedangkan Sonya berhasil bersembunyi di kamar kecil terdekat. Tak lama kemudian setelah serangan lebah berakhir, Sonya meminta pertolongan. Seorang pendaki lain menemukan Alex telah tergeletak di tanah dan kerubuti sejumlah lebah.
Saat didekat, lebah-lebah itu agresif dan berusaha menyerang pendaki tadi. Beruntung si pendaki berhasil menyelamatkan diri. Sonya lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran setempat. Beberapa puluh menit kemudian petugas tiba di lokasi kejadian dan mengevakuasi Alex yang masih dikerubuti lebah.
Petugas lantas membawa Alex ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan dia mengembuskan napas terakhir. "Serangan lebah terhadap pendaki gunung sering terjadi di kawasan itu. Saya harap warga lebih waspada dan berhati-hati," kata Sheriff Maricopa County Arizona Joe Arpaio. (*)
Oleh: akbar aulia / bar